STIKES Sari Mulia Peduli Bencana Gempa dan Tsunami

Akbid dan Stikes Sari Mulia Banjarmasin berperan aktif  dan ikut serta untuk mengumpulkan bantuan dana bagi para korban bencana Gempa Bumi di Palu, Sigi dan Donggala. 

Melalui kegiatan ini Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) menghimbau kepada seluruh mahasiswa dan Civitas Akademika Akbid dan Stikes Sari Mulia untuk bersama-sama menggalang bantuan baik berupa dana, makanan, obat-obatan dan pakaian layak pakai melalui posko yang didirikan di halaman Kampus Pendidikan Sari Mulia sejak tanggal 10-25 Oktober 2018

Adapun bantuan dana yang terkumpul sebanyak 28 Juta rupiah, bantuan logistik berupa makanan, pakaian dan obat-obatan sebanyak 1.100 Kg disalurkan melalui posko base off Lanud TNI-AU Bandara Sultan Aji Muhammad Balikpapan

“Penggalangan dana diharapkan dapat membantu meringankan beban korban bencana palu donggala dan sekitarnya. Ada tiga alasan kuat yang mendasari kegiatan ini, disamping untuk meringankan beban para korban bencana, kegiatan ini juga membantu menanamkan jiwa kepekaan sosial bagi mahasiswa sehingga bukan hanya merasa simpati namun bisa juga berempati dan berkontribusi nyata untuk memberikan bantuan sebagai rasa tanggung jawab sebagai sesama manusia. Selain itu kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai sarana dalam meningkatkan kapasitas diri dalam berkiprah baik regional dan nasional.
Oleh sebab itulah kami sepakat menggalang dana di internal atau sesama masyarakat, meskipun secara sukarela tapi alhamdulillah banyak yang berpartisipasi sehingga uang sebesar Rp 28 juta berhasil kami kumpulkan ” Ucap Pak Yeni Widada Selaku Ketua Pelaksana dari Kegiatan ini

Penyerahan Bantuan kepada perwakilan relawan TNI-AU Balikpapan

Wonderful Indonesia: International Cultural Immersion of Saint Paul University Philipines

International Cultural Immersion of Saint Paul University Philipines 4th year Nursing Student

Earth, as they say, is a wellspring of amazing places and fascinating cultures and one of it is Indonesia.
BEAUTIFUL. CREATIVE. AMAZING. EUPHORIC by Anne Marrey Fontiveros Ibarra

Indonesia, a southeast asian nation made up of thousands of volcanic islands, is home to hundred ethnic groups speaking many different languages bridging the continents of Asia and Australia;multitude of amazing landscapes and biodiversity stretching along the equator line  . It is known for beaches and jungles sheltering elephants, orangutans and tigers. It is The world’s largest Muslim population. It is indeed a land of endless spectacular wonders.

To have been exposed in this kind of setting is something worth sharing for the next generation to come. Its supercalifragilisticexpialidocious. There’s always a bundle of new learnings, feelings and realizations  waiting just behind every door. Its amazing and interesting to observe how people of other culture mentality lives. You get to know places and people more than you could’ve ever imagined or that maybe you could’ve disregarded before.

They say it’s nothing special. Nothing interesting. Nothing more. But nothing as wonderful as it could be. People are so generous and they always give everything they have. It’s more than what the naked eye can see. It radiates through a persons life how they,despite difficult circumstances,live at peace with each other. They have the power of being friendly. You will really get along with them like its not your first time seeing each other. They are hospitable. I remember a girl from midwifery class who gave food and water to us. That  is really something to appreciate. Also, you see their willingness to learn Tagalog and some of Philippine Culture, which is a good way to establish rapport and build better communication .

It is a rare opportunity to immerse with other country, there will be adjustments especially in their beliefs. First of all you will learn their language which is the Bahasa Indonesia. It’s not as easy as solving any mathematical question but you will eventually master it for a period of time especially when exposed to them. Some of it are TerimaKasih (Thank you), Sama-sama(Welcome), apa kabar (How are you)  And Nama saya( My name is).

Young as we are, we are bound to learn so much of what this world can ever give. Be willing to breathe knowledge and be  open-minded. The world is not only revolving around you so take every step to gain more wisdom and become wiser.

You were there innocently and you will be back guilty. Appreciate and value simple things, simple as it may seem but bears heavy weight.

Life won’t always give us the perfect  recipes. It let us discover how to balance the sweetness in every bitterness. We may fall on our way going to success but it won’t matter as long as we continue standing in the promise of God, rise up and reach the pinnacle of success.

One place, many destinations.  Totally awesome! 1derful Indonesia.

Mahasiswa St. Paul University berfoto bersama dengan Ketua Yayasan dan Jajaran Civitas Akademika Kampus Sari Mulia

PELATIHAN KONSELOR SEBAYA PIK MA SARI MULIA BANJARMASIN

Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa Sari Mulia Banjarmasin mendapat pengalaman yang beruntungdari BKKBN provinsi Kalimantan Selatan yaitupelatihankonselorsebaya. Pelatihan ini diikuti oleh semua anggota PIK Ma Sari Mula Banjarmasin padaharisabtutanggal 20 Januari 2018bertempat di Ruang 2 Gedung B lantai 1 Kampus Sari Mulia Banjarmasin. Apaajasih yang ada dipelatihanitu? Pasti kalian berpikir pelatihan ini sangat membosankan bukan jawabannya tentunya tidakya.Pelatihan ini sangat berguna dan memberiwawasan yang luas bagi anggota pusat informasi dan konseling.Pelatihan ini dimulai denganpemberian materi dari Dokter Mahendra Bagus.Beliau menjelaskan tentang Triad KRR adalah tiga resiko yang dihadapi oleh remaja yaitu seks bebas, HIV/Aids, dan Napza.Tujuan beliau memberikan materi tersebut agar kita sebagai anggota PIK yang nantinya akan memberikan konseling kepadaremaja dapa tmemahami sebelumnya tiga resiko yang dihadapi oleh remaja. Untuk materi yang kedua dijelaskan oleh kak Dani dimana beliau adalah bagian kspremaja di BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.Beliau menjelaskan PIK itu seperti apa dan bagaimana perkembangan PIK tersebut di Kalimantan Selatan. Dari tadi sudah pemberian materi yang serius, laludi akhirpelatihantidakhanyadiberikanmateritentangsikap yang perlu ditumbuhkan saat memberikan konseling oleh kak Dahlia bagian kesehatan remajadari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.Kak Dahlia jugamengajaksemuaanggota PIK yang hadir untuk mencobapermainan yang ada di Genre Kit loh.Didalamtas Genre Kit ada permainan ular tangga, monopoli, dan celemek GenRe. Ternyata permainan tersebut tidak hanya serut tetapi menambah wawasan kita tentang GenRe (Generasi Berencana).

Penulis

Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa Sari Mulia Banjarmasin

(Anggie Damayanti)

Latihan Kepemimpinan Managerial Mahasiswa Nasional VIII Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

LKMM Nasional VII ILMIKI diselenggarakan selama 4 hari. Hari pertama dilakukan tanggal 24 November 2016 dimana di hari pertama ini dilaksanakan opening ceremony. Hari kedua dilakukan ke-ILMIKI-an, kepemimpinan management wacana publik. Hari ketiga dilakukan pengembangan organisasi. Hari keempat dilakukan seminar nasional dan closing ceremony, city tour ke tempat wisata dan oleh-oleh. Setelah itu akan dilaklukan pemulangan peserta ke daerah masing-masing.

NURSING CAMP 2016 ILMIKI WILAYAH VII

Hari pertama kegiatan yaitu 27 Oktober 2016 adalah acara pembukaan dan diadakannya malam keakraban.

Hari kedua yaitu 27 Oktober 2016 para peserta diberikan beberapa materi yaitu Materi 1 ke-ILMIKIAN (peran ILMIKI dalam memben Tuk pribadi kepemimpinan seseorang), Materi 2 kepemimpinan ( menanamkan jiwa kepemimpinan untuk generasi masa depan ), Materi 3 negoisasi dan advokasi ( negoisasi dan advokasi sebagai sarana manajemen konflik ), Materi 4 kemampuan analisa , manejemen dan resolusi konflik (memahami manejemen dan melakukan resolusi konflik di organisasi ), Materi 5 fundraising ( pentingnya fundraising dalam ber organisasi untuk membangun kerjasama dengan pihak eksternal).

Hari ketiga yaitu 28 Oktober 2016 para peserta kembali diberikan materi yaitu Materi 6 jejaring sosial (menanamkan urgensi jejaring organisasi serta memperkuat kerja sama antar isntitusi), Materi 7 (tambahan) luka (kitamura sebagai klinik keperawatan luka dengan madu sebagai pengobatan alternatif). Setelah diberikan materi para peserta mengikuti city tour.

Hari keempat yaitu Sabtu, 29 Oktober 2016 para peserta melakukan perjalanan ke Singkawang dan mengikuti beberapa kegiatan seperti city tour dan outbond.

Hari kelima yaitu 30 Oktober 2016 acara pun ditutup dan para peserta pulang ke daerah masing-masing.

Rapat Kerja Nasional Badan Penanggulangan Bencana Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

RAKERNAS BPBN ILMIKI diselenggarakan selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2016 di mana pada hari pertama ini akan dilaksanakan opening ceremony dan pada hari kedua akan dilakukan pelantikan pengurus dan anggota tetap BPBN ILMIKI Periode 2016-2018 dan pembahasan  serta pengesahan program kerja yang telah disepakati bersama oleh badan pengurus BPBN ILMIKI. Adapun divisi-divisi yang termasuk ke dalam kepengurusan BPBN ILMIKI periode 2016-2018 adalah,Divisi Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PSDM),Divisi Operasi Lapangan (OPLAP),Divisi Informasi dan Komunikasi (INFOKOM) dan Divisi Ekonomi Bisnis (EKBIS). Dan untuk hari ketiga akan diadakan  closing ceremony,penyerahan cendramata dan city tour ke Eco Green Park Batu,setelah itu akan dilakukan pemulangan peserta ke daerah masing-masing.

Sidang Tahunan Naional VIII Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Sidang Tahunan Naional VIII diselenggarakan selama 5 hari. Hari pertama dilaksanakan pada tanggal 21 september 2016 di mana pada hari pertama ini akan dilaksanakan opening ceremony dan persembahan-persembahan untuk delegasi. Hari kedua dilakukan sidang tahunan Nasional VIII ILMIKI, pelantikan anggota baru. Hari ketiga dilakukan sidang komisi, pembacaan hasil sidang komisi, dan pembahasan persiapan kongres. Hari keempat diadakan seminar nasional, city tour ke Martapura dan toko oleh-oleh martapura, dan closing ceremony. Hari kelima diadakan city tour lanjutan ke Banjarmasin, wisata terapung dan pulau kembang, toko oleh-oleh, setelah itu akan dilakukan pemulangan peserta ke daerah masing-masing.

Kongres IX ILMIKI

Hari pertama pada Rabu, 20 September 2017 penjemputan delegasi dan pembukaan acara kegiatan Kongres ILMIKI 2017 hari kedua Kamis, 21 September 2017 kegiatan Seminar Nasional, pembahasan tata tertib, pembahasan LPJ Sekjend, PHN dan Korwil.hari ke tiga jumat, 22 Sepetember 2017 pembahasan AD/ART hari ke empat Sabtu, 23 September 2017 Pembahasan GBHO dan pelantikan Anggota baru hari ke lima Minggu, 24 September 2017 Pemilihan dan pelantikan Sekjend, open tender dan penutupan siding. Hari keenam Senin, 25 September 2017 City Tour (Museum, Masjid Agung Al-falah, Jembatan Gentala Arasy)

4th International Emergency Nursing Camp (IENC)

Hari pertama pada tanggal 4 Agustus 2017 adalah acara pembukaan dan sambutan acara 4th International Emergency Nursing Camp (IENC) yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Setelah pembukaan maka para peserta diberikan materi yang pertama disampaikan oleh Ms Bronte Martin , BN., MN (National Critical Care and Trauma Response Center Australi ), materi kedua oleh Dr.Shanti W, M.Kep.,Sp.Kep.Jiwa.,PhD ( Physicological Problems In Disaster ) dan materi ketiga oleh Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag ( Sosial Kebencanaan ). Setelah diberikan materi para peserta berangkat ke Candi prambanan. Di sana mereka melakukan kegiatan sharing dan diskusi serta foto bersama.

Hari kedua pada tanggal 5 Agustus 2017, para peserta melaksanakan berbagai macam kegiatan seperti senam pagi, praktik BLS, bidai balut, evaluasi, triase fisik dan psikologis. Setelah melakukan ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan ICS dan tour Prambanan. Dan pada malam harinya dilakukan kegiatan malam inagurasi.

Hari ketiga pada tanggal 6 Agustus 2017, kegiatan dimulai dari senam pagi hingga Praktik Vertical dan Horizontal Rescue. Setelah kegiatan selesai para peserta melakukan persiapan pulang dan foto sesi bersama. Setelah itu penutupan acara 4th International Emergency Nursing Camp (IENC).